11.314
suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1.815: | Baris 1.815: | ||
}} | }} | ||
{{Perundangan pasal|145| | {{Perundangan pasal|145| | ||
{{Perundangan | {{Perundangan ayat|145|1|Jaringan trayek dan kebutuhan Kendaraan Bermotor Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 144 disusun dalam bentuk rencana umum jaringan trayek.}} | ||
{{Perundangan | {{Perundangan ayat|145|2|Penyusunan rencana umum jaringan trayek sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan secara terkoordinasi dengan instansi terkait.}} | ||
{{Perundangan | {{Perundangan ayat|145|3|Rencana umum jaringan trayek sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas: | ||
a. jaringan trayek lintas batas negara; | a. jaringan trayek lintas batas negara; | ||
| Baris 1.828: | Baris 1.828: | ||
e. jaringan trayek perdesaan.}} | e. jaringan trayek perdesaan.}} | ||
{{Perundangan | {{Perundangan ayat|145|4|Rencana umum jaringan trayek sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikaji ulang secara berkala paling lama 5 (lima) tahun.}} | ||
}} | }} | ||
{{Perundangan pasal|146| | {{Perundangan pasal|146| | ||
{{Perundangan | {{Perundangan ayat|146|1|Jaringan trayek perkotaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 145 ayat (3) huruf d disusun berdasarkan kawasan perkotaan.}} | ||
{{Perundangan | {{Perundangan ayat|146|2|Kawasan perkotaan untuk pelayanan angkutan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh: | ||
a. Menteri yang bertanggung jawab di bidang sarana dan Prasana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan untuk kawasan perkotaan yang melampaui batas wilayah provinsi; | a. Menteri yang bertanggung jawab di bidang sarana dan Prasana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan untuk kawasan perkotaan yang melampaui batas wilayah provinsi; | ||
| Baris 1.842: | Baris 1.842: | ||
}} | }} | ||
{{Perundangan pasal|147| | {{Perundangan pasal|147| | ||
{{Perundangan | {{Perundangan ayat|147|1|Jaringan trayek dan kebutuhan Kendaraan Bermotor Umum lintas batas negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 145 ayat (3) huruf a ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab di bidang sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sesuai dengan perjanjian antarnegara.}} | ||
{{Perundangan | {{Perundangan ayat|147|2|Perjanjian antarnegara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat berdasarkan ketentuan peraturan perundang- undangan.}} | ||
}} | }} | ||
{{Perundangan pasal|148| | {{Perundangan pasal|148| | ||