Suharti: Perbedaan antara revisi

Dari Wiki Javasatu
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
(←Membuat halaman berisi '== Jurnal == Kimia Hijau: Pemanfaatan Enzim Keratinase Dalam Transformasi Limbah Bulu Ayam Menjadi Material Berkelanjutan')
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
 
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Baris 1: Baris 1:
== Jurnal ==
== Jurnal ==
Kimia Hijau: Pemanfaatan Enzim Keratinase Dalam Transformasi Limbah Bulu Ayam Menjadi Material Berkelanjutan
Kimia Hijau: Pemanfaatan Enzim Keratinase Dalam Transformasi Limbah Bulu Ayam Menjadi Material Berkelanjutan
== Isi Jurnal ==
KIMIA HIJAU: PEMANFAATAN ENZIM KERATINASE DALAM TRANSFORMASI LIMBAH BULU AYAM MENJADI MATERIAL BERKELANJUTAN
Prof. Suharti
Reaksi respirasi telah banyak dipelajari sejak Sekolah Dasar, dimana glukosa (CaH12O6) bereaksi dengan oksigen(O2) menghasilkan karbon dioksida (CO2), air (H2O), dan melepaskan energi. Apabila larutan glukosa dicampur dengan oksigen reaksi tersebut terjadi sangat lambat dan hamper tidak terjadi perubahan, namun di dalam tubuh manusia reaksi tersebut terjadi dalam hitungan detik. Hal ini terjadi karena di dalam tubuh manusia terdapat senyawa yang mampu mempercepat reaksi yang disebut biokatalis. Makhluk hidup mampu mengubah suatu senyawa menjadi senyawa lain yang dibutuhkannya karena aktivitas biokatalis yang dikenal dengan istilah enzim. Berbagai enzim telah dipelajari secara mendalam untuk mengetahui bagaimana enzim bekerja serta control terhadap kerjanya. Salah satu enzim yang saat ini mendapat perhatian luas adalah keratinase, yaitu enzim yang diproduksi oleh mikroorganisme yang hidup di lingkungan kaya keratin. Enzim ini bekerja mendegradasi keratin yaitu protein yang menyusun kuku, rambut, bulu ayam, tanduk dan paruh binatang. Mengapa enzim ini penting?
Daging dan telur ayam merupakan sumber protein favorit di masyarakat. Menurut laporan USDA-FAS GAIN baru-baru ini, produksi ayam global diperkirakan mencapai 102,7 juta ton pada tahun 2023 yang akan menghasilkan limbah 6 juta ton bulu ayam dan dibuang ke lingkungan. Bulu ayam mengandung 89% protein yang jauh lebih besar dibandingan kandungan protein dalam telur yang hanya sekitar 13% protein, namun protein dalam bulu ayam tidak dapat dicerna dalam saluran pencernakan oleh enzim-enzim pencernakan. Dengan demikian bulu ayam berpotensi digunakan sebagai sumber protein dan dapat dikonversi menjadi bahan lain berbasis protein. Keratin dalam bulu ayam dapat didegradasi menggunakan asam atau basa kuat yang pekat, namun cara ini tidak ekonomis dan tidak ramah lingkungan. Enzim keratinase menawarkan solusi untuk degrades keratin dalam bulu ayam yang ramah lingkungan.
Kami telah mengisolasi 18 mikroba dari tanah, lumpur vulkanik Bledhuk Kuwu, tambak garam, dan tanah gambut yang menunjukkan kemampuannya dalam menghasilkan enzim keratinaase. Kami memanfaatkan bulu ayam sebagai sumber karbon dan nitrogen pada proses fermentasi (produksi) enzim keratinase. Di lingkungan yang kaya bulu ayam, mikroba memproduksi enzim keratinase yang akan mendegradasi keratin dalam bulu ayam. Produksi keratinase juga menghasilkan hasil samping protein dan asam amino.
Kami telah memanfaatkan keratinase yang dihasilkan untuk: (1) Pertama, proses perontokan bulu pada kulit binatang sebagai proses alternatif yang ramah lingkungan menggantikan proses kimiawi menggunakan sodium sulfida dan kalsium karbonat yang menyebabkan emisi gas hidrogen sulfida. (2) Kedua, keratinase dimanfaatkan untuk meningkatkan yield pada produksi gelatin dari kulit kambing dengan proses hidrolisis lanjutan setelah hidrolisis awal--

Revisi per 4 Oktober 2023 09.12

Jurnal

Kimia Hijau: Pemanfaatan Enzim Keratinase Dalam Transformasi Limbah Bulu Ayam Menjadi Material Berkelanjutan

Isi Jurnal

KIMIA HIJAU: PEMANFAATAN ENZIM KERATINASE DALAM TRANSFORMASI LIMBAH BULU AYAM MENJADI MATERIAL BERKELANJUTAN

Prof. Suharti

Reaksi respirasi telah banyak dipelajari sejak Sekolah Dasar, dimana glukosa (CaH12O6) bereaksi dengan oksigen(O2) menghasilkan karbon dioksida (CO2), air (H2O), dan melepaskan energi. Apabila larutan glukosa dicampur dengan oksigen reaksi tersebut terjadi sangat lambat dan hamper tidak terjadi perubahan, namun di dalam tubuh manusia reaksi tersebut terjadi dalam hitungan detik. Hal ini terjadi karena di dalam tubuh manusia terdapat senyawa yang mampu mempercepat reaksi yang disebut biokatalis. Makhluk hidup mampu mengubah suatu senyawa menjadi senyawa lain yang dibutuhkannya karena aktivitas biokatalis yang dikenal dengan istilah enzim. Berbagai enzim telah dipelajari secara mendalam untuk mengetahui bagaimana enzim bekerja serta control terhadap kerjanya. Salah satu enzim yang saat ini mendapat perhatian luas adalah keratinase, yaitu enzim yang diproduksi oleh mikroorganisme yang hidup di lingkungan kaya keratin. Enzim ini bekerja mendegradasi keratin yaitu protein yang menyusun kuku, rambut, bulu ayam, tanduk dan paruh binatang. Mengapa enzim ini penting?

Daging dan telur ayam merupakan sumber protein favorit di masyarakat. Menurut laporan USDA-FAS GAIN baru-baru ini, produksi ayam global diperkirakan mencapai 102,7 juta ton pada tahun 2023 yang akan menghasilkan limbah 6 juta ton bulu ayam dan dibuang ke lingkungan. Bulu ayam mengandung 89% protein yang jauh lebih besar dibandingan kandungan protein dalam telur yang hanya sekitar 13% protein, namun protein dalam bulu ayam tidak dapat dicerna dalam saluran pencernakan oleh enzim-enzim pencernakan. Dengan demikian bulu ayam berpotensi digunakan sebagai sumber protein dan dapat dikonversi menjadi bahan lain berbasis protein. Keratin dalam bulu ayam dapat didegradasi menggunakan asam atau basa kuat yang pekat, namun cara ini tidak ekonomis dan tidak ramah lingkungan. Enzim keratinase menawarkan solusi untuk degrades keratin dalam bulu ayam yang ramah lingkungan.

Kami telah mengisolasi 18 mikroba dari tanah, lumpur vulkanik Bledhuk Kuwu, tambak garam, dan tanah gambut yang menunjukkan kemampuannya dalam menghasilkan enzim keratinaase. Kami memanfaatkan bulu ayam sebagai sumber karbon dan nitrogen pada proses fermentasi (produksi) enzim keratinase. Di lingkungan yang kaya bulu ayam, mikroba memproduksi enzim keratinase yang akan mendegradasi keratin dalam bulu ayam. Produksi keratinase juga menghasilkan hasil samping protein dan asam amino.

Kami telah memanfaatkan keratinase yang dihasilkan untuk: (1) Pertama, proses perontokan bulu pada kulit binatang sebagai proses alternatif yang ramah lingkungan menggantikan proses kimiawi menggunakan sodium sulfida dan kalsium karbonat yang menyebabkan emisi gas hidrogen sulfida. (2) Kedua, keratinase dimanfaatkan untuk meningkatkan yield pada produksi gelatin dari kulit kambing dengan proses hidrolisis lanjutan setelah hidrolisis awal--