<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.javasatu.com/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Undang-Undang_Nomor_35_Tahun_2009%2FBAB_XI</id>
	<title>Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009/BAB XI - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.javasatu.com/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Undang-Undang_Nomor_35_Tahun_2009%2FBAB_XI"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.javasatu.com/index.php?title=Undang-Undang_Nomor_35_Tahun_2009/BAB_XI&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-12T00:24:33Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.40.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.javasatu.com/index.php?title=Undang-Undang_Nomor_35_Tahun_2009/BAB_XI&amp;diff=10825&amp;oldid=prev</id>
		<title>Adminjavasatu pada 28 Oktober 2023 23.00</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.javasatu.com/index.php?title=Undang-Undang_Nomor_35_Tahun_2009/BAB_XI&amp;diff=10825&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2023-10-28T23:00:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.javasatu.com/index.php?title=Undang-Undang_Nomor_35_Tahun_2009/BAB_XI&amp;amp;diff=10825&amp;amp;oldid=10801&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Adminjavasatu</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.javasatu.com/index.php?title=Undang-Undang_Nomor_35_Tahun_2009/BAB_XI&amp;diff=10801&amp;oldid=prev</id>
		<title>Adminjavasatu: ←Membuat halaman berisi 'BAB XI  PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN  Bagian Kesatu  Kedudukan dan Tempat Kedudukan  Pasal 64  (1) Dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, dengan Undang-Undang ini dibentuk Badan Narkotika Nasional, yang selanjutnya disingkat BNN.  (2) BNN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang berkedudukan di bawah Presiden dan bertanggung jawab kepada Presiden....'</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.javasatu.com/index.php?title=Undang-Undang_Nomor_35_Tahun_2009/BAB_XI&amp;diff=10801&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2023-10-28T08:44:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;←Membuat halaman berisi &amp;#039;BAB XI  PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN  Bagian Kesatu  Kedudukan dan Tempat Kedudukan  Pasal 64  (1) Dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, dengan Undang-Undang ini dibentuk Badan Narkotika Nasional, yang selanjutnya disingkat BNN.  (2) BNN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang berkedudukan di bawah Presiden dan bertanggung jawab kepada Presiden....&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;BAB XI&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian Kesatu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedudukan dan Tempat Kedudukan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasal 64&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(1) Dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, dengan Undang-Undang ini dibentuk Badan Narkotika Nasional, yang selanjutnya disingkat BNN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(2) BNN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang berkedudukan di bawah Presiden dan bertanggung jawab kepada Presiden.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasal 65&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(1) BNN berkedudukan di ibukota negara dengan wilayah kerja meliputi seluruh wilayah Negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(2) BNN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mempunyai perwakilan di daerah provinsi dan kabupaten/kota.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(3) BNN provinsi berkedudukan di ibukota provinsi dan BNN&lt;br /&gt;
kabupaten/kota berkedudukan di ibukota kabupaten/kota.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasal 66&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
BNN provinsi dan BNN kabupaten/kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65 ayat (3) merupakan instansi vertikal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasal 67 . . .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- 25 -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasal 67&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(1) BNN dipimpin oleh seorang kepala dan dibantu oleh seorang sekretaris utama dan beberapa deputi.&lt;br /&gt;
(2) Deputi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) membidangi urusan:&lt;br /&gt;
a. bidang pencegahan;&lt;br /&gt;
b. bidang pemberantasan;&lt;br /&gt;
c. bidang rehabilitasi;&lt;br /&gt;
d. bidang hukum dan kerja sama; dan e. bidang pemberdayaan masyarakat.&lt;br /&gt;
(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai struktur organisasi dan tata kerja BNN diatur dengan Peraturan Presiden.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian Kedua&lt;br /&gt;
Pengangkatan dan Pemberhentian&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasal 68&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(1) Kepala BNN diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.&lt;br /&gt;
(2) Syarat dan tata cara pengangkatan dan pemberhentian Kepala BNN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Presiden.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasal 69&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk dapat diusulkan menjadi Kepala BNN, seorang calon harus memenuhi syarat:&lt;br /&gt;
a. warga negara Republik Indonesia;&lt;br /&gt;
b. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;&lt;br /&gt;
c. sehat jasmani dan rohani;&lt;br /&gt;
d. berijazah paling rendah strata 1 (satu);&lt;br /&gt;
e. berpengalaman paling singkat 5 (lima) tahun dalam penegakan hukum dan paling singkat 2 (dua) tahun dalam pemberantasan Narkotika;&lt;br /&gt;
f. berusia paling tinggi 56 (lima puluh enam) tahun;&lt;br /&gt;
g. cakap, jujur, memiliki integritas moral yang tinggi, dan memiliki reputasi yang baik;&lt;br /&gt;
h. tidak pernah melakukan perbuatan tercela;&lt;br /&gt;
i. tidak menjadi pengurus partai politik; dan&lt;br /&gt;
j. bersedia melepaskan jabatan struktural dan/atau jabatan lain selama menjabat kepala BNN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian Ketiga . . .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- 26 -&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian Ketiga&lt;br /&gt;
Tugas dan Wewenang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasal 70&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
BNN mempunyai tugas:&lt;br /&gt;
a. menyusun dan melaksanakan kebijakan nasional mengenai pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika;&lt;br /&gt;
b. mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika;&lt;br /&gt;
c. berkoordinasi dengan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika;&lt;br /&gt;
d. meningkatkan kemampuan lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial pecandu Narkotika, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat;&lt;br /&gt;
e. memberdayakan masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika;&lt;br /&gt;
f. memantau, mengarahkan, dan meningkatkan kegiatan masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika;&lt;br /&gt;
g. melakukan kerja sama bilateral dan multilateral, baik regional maupun internasional, guna mencegah dan memberantas peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika;&lt;br /&gt;
h. mengembangkan laboratorium Narkotika dan Prekursor&lt;br /&gt;
Narkotika;&lt;br /&gt;
i. melaksanakan administrasi penyelidikan dan penyidikan terhadap perkara penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika; dan&lt;br /&gt;
j. membuat laporan tahunan mengenai pelaksanaan tugas dan wewenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasal 71&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam melaksanakan tugas pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, BNN berwenang melakukan penyelidikan dan penyidikan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasal 72 . . .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- 27 - Pasal 72&lt;br /&gt;
(1) Kewenangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71&lt;br /&gt;
dilaksanakan oleh penyidik BNN.&lt;br /&gt;
(2) Penyidik BNN sebagaimana dimaksud pada ayat (1)&lt;br /&gt;
diangkat dan diberhentikan oleh Kepala BNN.&lt;br /&gt;
(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai syarat dan tata cara pengangkatan dan pemberhentian penyidik BNN sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur dengan Peraturan Kepala BNN.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Adminjavasatu</name></author>
	</entry>
</feed>